Abstract :
Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB)
dinilai masih cukup tinggi. Menurut data SDKI (2012) tercatat AKI mengalami
peningkatan yang cukup signifikan yakni dari 228 kematian ibu menjadi 359
kematian ibu tiap 100.000 kelahiran hidup sementara AKB yakni 32 kematian tiap
1000 kelahiran. Penyebab kematian ibu pada saat melahirkan akibat dari kurangnya
kesadaran pada ibu hamil dalam pemeriksaan sedini mungkin atau melakukan
pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat. Salah satu faktor yang dapat
diatasi adalah dalam hal pelayanan kesehatan sebelum masa hamil dimana dapat
mengurangi terjadinya kasus-kasus resiko tinggi pada saat kehamilan nanti. Adanya
panduan pelayanan pra konsepsi diharapkan dapat lebih memudahkan dalam hal
pelayanan kesehatan pada calon pengantin dan dapat menyiapkan kehamilan yang
lebih sehat dan optimal.
Tujuan Penelitian: Mengevaluasi penyusunan panduan pelayanan pra konsepsi pada
calon pengantin di Kecamatan Sedayu Bantul
Metode Penelitian: Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Metode pengumpulan data dengan wawancara dan hasil studi dokumentasi. Metode
analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan empat tema yaitu: a) Manfaat adanya panduan
pelayanan, b) Membuat panduan dengan perencanaan dan proses, c) Belum adanya
panduan pelayanan memunculkan ide, d) Perlu waktu yang cukup panjang dalam
membuat panduan.
Kesimpulan: Belum adanya panduan pelayanan memunculkan ide untuk membuat
suatu pedoman pelayanan yang dalam penyusunannya memerlukan perencanaan dan
proses serta membutuhkan waktu cukup panjang untuk menghasilkan panduan
pelayanan yang bermanfaat.
Kata Kunci: Evaluasi, Panduan Pelayanan, Pra Konsepsi, Calon Pengantin