Abstract :
Latar Belakang : Sasaran keselamatan pasien merupakan syarat untuk diterapkan di semua rumah sakit yang diakreditasi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit. Didapatkan 15 kejadian nursing errors (NE), jarum infus (20%), salah dosis (13,33%), omission (6,67%), salah
alasan (6,67%), penusukan ulang pemeriksaan GDS (6,67%). Delapan kejadian (53,33%)
tidak mencederai pasien dan tujuh kejadian (46,67%) mencederai temporer. Profil perawat
yang melakukan sebagian memiliki pendidikan D3 (93,33%), mempunyai pendidikan khusus
(80%), dan lama kerja di ICU >3 tahun (86,67%). Terutama pasien di ICU mendapatkan
terapi secara intensif, mengingat kondisi pasien di ICU berada dalam kondisi yang tidak
stabil. Dari hasil studi pendahuluan di RSUD Kota Yogyakarta pada tanggal 08 Oktober
2018, didapatkan hasil kasus kesalahan penerapan patient safety, pada tahun 2017 dua kasus
mengenai pemberian benar obat. Sedangkan pada tahun 2018 terjadi peningkatan kasus
patient safety pemberian benar obat sebanyak empat kasus.
Tujuan : Mengetahui penerapan patient safety pemberian benar obat di ICU RSUD Kota
Yogyakarta.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang dari para
perawat dan 1 kepala ruang ICU RSUD Kota Yogyakarta yang diambil menggunakan teknik
Accidental sampling.
Kesimpulan: Penerapan prosedur yang dilakukan di ruang ICU RSUD kota Yogyakarta
sudah berjalan dengan benar akan tetapi tidak semua dari partisipan yang diintervie
menjawab dengan benar dari pertanyaan berapa prinsip benar obat yang di terapkan di RSUD
kota Yogyakarta yaitu benar obat, benar pasien benar dosis, benar rute, benar waktu dan
benar dokumentasi . Penerapan Infome consent diruangan telah berjalan dengan benar setiap
partisipan menanyakan dan mendiskusikan mengapa pihak dari keluarga atau pasien menolak
dari tindakan pemberian obat tersebut sebelum mendatangani Imfomed consent tersebut.
Tahap pelaksanaan patient safety benar pemberian obat setiap partisipan telah melakukan
dengan baik mulai dari tahap persiapan obat mengecek kembali RM pasien, identitas gelang
pasien dan sampai pengevaluasian obat yang telah di berikan.
Kata Kunci : Patient safety pemberian benar obat