Abstract :
Latar Belakang : Pasien dengan gangguan ODGJ (Orang Dengan Gangguan
Jiwa) data terbesar di Provinsi Yogyakarta terdapat di wilayah Kab. Bantul
mencapai hingga 3.875 jiwa. Mayoritas oleh penduduk berada rata-rata usia antara
55-64 tahun. Dukungan keluarga yang diberikan kepada pasien Skizofrenia
melalui dukungan instrumental dengan menyediakan peralatan maupun obat-
obatan yang dibutuhkan oleh pasien skizofrenia. Sehingga penting melibatkan
keluarga sepenuhnya untuk merawat pasien Skizofrenia dalam membantu guna
meningkatkan kualitas hidup pasien skizofrenia.
Tujuan : Tujuan dilaksanakan penelitian untuk mengetahui adakah hubungan
dukungan keluarga tentang kepatuhan minum obat terhadap kualitas hidup pasien
Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Sedayu 2, Sedayu Bantul, Daerah
Istimewa Yogyakarta 2018.
Metode : Penelitian ini merupakan jenis analitik kuantitatif dengan rancangan
cross sectional. Populasi pasien skizofrenia terdapat 115 orang. Pengambilan
sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel pasien skizofrenia yaitu
54 orang penelitian analisis data menggunakan uji statistik Koefisien Kontingensi.
Hasil : Dukungan keluarga tentang kepatuhan minum obat pada kategori baik
yaitu 32 orang (59.3%) dan didapatkan kualitas hidup pasien skizofrenia tergolong
baik yaitu 35 orang (64.8%). Adanya hubungan signifikan antara dukungan
keluarga tentang kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien skizofrenia
dibuktikan dengan hasil uji statistik Contingency Coefficient dengan nilai 0.350
diperoleh nilai p-value 0.006 (p <0.05) keeratan hubungan lemah serta arah
hubungan yang positif.
Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga tentang
kepatuhan minum obat terhadap kualitas hidup pasien skizofrenia di Wilayah
Kerja Puskesmas Sedayu II, Sedayu, Bantul, Yogyakarta.
Kata Kunci : Dukungan Keluarga, kepatuhan Minum Obat, Kualitas Hidup,
Skizofrenia