Abstract :
Latar Belakang : Kesulitan tidur atau insomnia merupakan gangguan tidur yang
sering dialami oleh lansia.Gangguan tidur yang dialami pada lansia lama kelaman
akan memperburuk keadaan fisik salah satunya hipertensi, sehingga hal ini perlu
ditangani agar umur harapan hidup lansia lebih panjang, upaya untuk menangani
kejadian insomnia salah satunya dengan memperbaiki prilaku yaitu sleep hygiene
dengan memperbaiki sleep hygiene maka akan menurunkan kejadian insomnia.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sleep
hygiene dengan tingkat insomnia pada lansia hipertsensi di Wilayah Kerja
Puskesmas Sedayu 2.
Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross
sectional. Sampel diambil dengan teknik simple total sampling yang berjumlah
145 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner SHI (Sleep
Hygiene Indeks) dan IRS (Insomnia Rating Scale) Analisis menggunakan uji
pearson.
Hasil : Didapatkan hasil jumlah responden berjenis laki-laki sebanyak 43 dan
perempuan berjumlah 70, Hasil uji pearson menunjukkan bahwa ada hubungan
antara sleep hygiene dengan tingkat insomnia (p=0,000)
Kesimpulan : Ada hubungan antara sleep hygiene dengan tingkat insomnia pada
lansia hipertensi yang mengkonsumsi obat.
Kata Kunci: Lansia, Hipertensi, Sleep hygiene