Abstract :
Latar Belakang : Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju
dewasa yang ditandai dengan adanya perubahan fisik, emosi dan psikis. Pada
perubahan tersebut remaja membutuhkan peran keluarga. Peran keluarga
merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi sosial emosional remaja.
Pentingnya peran keluarga terutama orang tua dalam perkembangan anak usia
remaja. Peran orang tua pada remaja sebagai manjerial atau pemantauan,
diharapkan sosial emosional remaja berkembang dengan baik.
Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan peran
keluarga dengan perkembangan sosial emosional remaja di SMKN 2 Sewon
Bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Rancangan dan
metode dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini
235 siswa. Sampel yang digunakan memenuhi kriteria inklusi sebanyak 149
responden dengan menggunakan teknik cluster random sampling.
Hasil Penelitian : Menunjukkan mayoritas responden remaja adalah perempuan
81 (75,7%), usia 16 tahun 77 (72%). Mayoritas usia ayah dan ibu 41-65 tahun,
ayah 93 (86,9%), ibu 67 (62,6%). Peran keluarga mayoritas dalam kategori tinggi
yaitu 82 (76,6%) dan perkembangan sosial emosional mayoritas dalam kategori
baik yaitu 101 (94,4%). Analisis uji korelasi diperoleh nila p-value = 0,212.
Kesimpulan : Ada hubungan antara peran keluarga dengan perkembangan sosial
emosional remaja di SMKN 2 Sewon Bantul Yogyakarta.
Kata Kunci : Remaja, peran keluarga, perkembangan sosial emosional