Abstract :
Latar Belakang : Penderita pasca stroke mengalami gangguan fisiologis dan
gangguan psikologis yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari sehingga
berdampak pada kualitas hidup penderita pasca stroke. Salah satu faktor yang dapat
mempengaruhi kualitas hidup pada penderita stroke adalah dukungan keluarga.
Dukungan keluarga dapat meningkatkan kualitas hidup pada penderita pasca stroke.
Tujuan : Mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada
penderita pasca stroke di wilayah kerja Puskesmas Sedayu 2 Kabupaten Bantul
Yogyakarta.
Metode : Deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini
melibatkan 65 penderita pasca stroke di wilayah kerja Puskesmas Sedayu 2 yang
diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu
kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kualitas hidup WHOQOL BREF
kemudian di analisis dengan uji Chi square.
Hasil Penelitian: Sebanyak 53,8% responden mendapatkan dukungan keluarga
yang baik, dan 75,4% responden memiliki kualitas hidup tinggi. Berdasarkan
analisis data, didapat nilai p-value=0,000 (p<0,05) dengan nilai korelasi (r)= 0,605
yang menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga
dengan kualitas hidup pada penderita pasca stroke.
Kesimpulan: Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada
penderita pasca stroke. Implikasi Keperawatan yaitu memberikan pendidikan
kesehatan, serta selalu melibatkan keluarga dan pasien dalam proses pemberian
perawatan dan pengobatan.
Kata Kunci : dukungan keluarga, kualitas hidup, pasca stroke.