Abstract :
Latar Belakang: Remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju
dewasa, dimana mereka lebih sering berkumpul dengan teman seabayanya
dibandingkan dengan keluarga. Pada periode ini remaja mengalami beberapa
perubahan dan tugas perkembangan salah satunya berhubungan dengan teman
sebaya. Pada masa ini remaja mulai keluar dari lingkungan keluarga untuk
mencarai identitas diri. Hal ini dapat mempengaruhi remaja beresiko tinggi
terjadinya kenakalan pada remaja, salah satu bentuk kenakalan pada remaja yaitu
membully. Perilaku bullying merupakan tindakan intimidasi kepada orang lain
baik itu secara verbal mapun non verbal yang dilakukan secara sengaja dan
berulang kali.
Tujuan Penelitian: Mengetahui Hubungan Peranan Teman Sebaya dengan
Perilaku Bullying pada Remaja di SMP PGRI Kasihan Bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian: Desain dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analitik
dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode
total sampling dengan jumlah responden sebanyak 90. Instrumen penelitian
menggunakan kuesioner pada variabel peranan teman sebaya dan kuesioner
perilakubullying. Analisis bivariat yang digunakan adalah uji kendall Tau
Hasil Penelitian: Karaktristik responden berdasarkan jenis kelamin
berjumlah laki-laki 46 danperempuan 44. Peranan teman sebaya
mayoritas dalam kategori tinggi yaitu 68 (51,1%) dan perilaku bullying
mayoritas dalam kategori tinggi yaitu 78 (86,7%). Analisis uji korelasi
diperoleh nilai p-value = 0,000
Kata kunci: Remaja, Peranan Teman Sebaya, Perilaku Bullying.