Abstract :
Latar Belakang :. Pasien Skizofrenia tidak dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal sehingga membutuhkan caregiver. Caregiver pada pasien Skizofrenia
dapat menderita morbiditas psikologis karena beban yang dipikul selama perawatan
dan pengasuhan pasiena Skizofrenia. Depresi adalah gangguan psikologis yang paling
umum ditemui. Jika kondisi tersebut terus berlangsung maka hal ini sangat berbahaya
untuk keberlangsungan hidup manusia yang dapat berdampak pada kualitas hidup
caregiver tersebut.
Tujuan: Mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat depresi dan kualitas hidup
caregiver penderita Skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Sedayu 2 Bantul
Yogyakarta.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode studi kuantitatif. Rancangan
penelitian ini adalah rancangan penelitian Cross Sectional. Sample penelitian sebanyak
54 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian
ini adalah kuesioner tingkat depresi dan kualitas hidup.
Hasil Penelitian :Caregiver rata-rata mengalami depresi tingkat sedang (BDI 23).
Tingkat kualitas hidup caregiver rata-rata masuk dalam kategori baik (S-CGQOL 58).
Hasil dari uji Kendal?s tau nilai sig 0.278>0,05 maka tidak ada hubungan antara tingkat
depresi dan kualitas hidup caregiver pasien Skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas
Sedayu 2 Bantul Yogyakarta.
Kesimpulan : tidak ada hubungan antara tingkat depresi dan kualitas hidup caregiver
pasien skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Sedayu 2 Bantul Yogyakarta.
Kata kunci : tingkat depresi, kualitas hidup, skizofrenia_