DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN DIET HIPERTENSI DENGAN FREKUENSI KEKAMBUHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANDAK II BANTUL YOGYAKARTA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Alma Ata
Author
Puspitasari, Sundari
Subject
ILMU KEPERAWATAN 
Datestamp
2020-06-11 06:57:43 
Abstract :
Latar Belakang: Penuaan merupakan suatu proses yang terjadi secara alamiah. Peningkatan usia harapan hidup dan penurunan angka fertilitas mengakibatkan populasi penduduk lanjut usia meningkat. Dengan meningkatnya usia harapan hidup ini maka berdampak terhadap penyakit degenerative seperti hipertensi. Data kunjungan pasien rawat jalan di Puskesmas Pandak II, hipertensi masuk 10 besar penyakit terbanyak yang diderita lansia. Dari 37 penderita hipertensi diposyandu lansia Gumulan Caturharjo, 15 diantaranya sering mengalami kekambuhan karena tidak memperhatikan dietnya, apa yang disajikan keluarga itu yang dimakan. Setiap orang yang terbiasa dengan makanan yang berlemak, kemudian diubah menjadi makanan yang termasuk vegetarian biasanya membutuhkan waktu yang cukum lama. Hal ini dapat dilakukan dengan pemberian dukungan keluarga Tujuan: Mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan diet hipertensi dengan frekuensi kekambuhan hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Pandak II Bantul. Metode penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional . Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan uji analisa statistik menggunakan Chi Square. Penelitian ini dilakukan wilayah kerja Puskesmas Pandak II Bantul Yogyakarta dari bulan Januari sampai Februari 2017 denggan jumlah responden sebanyak 63 lansia yang menderita hipertensi. Hasil Penelitian: Diketahui 56 responden (89%) dengan dukungan keluarga baik, 4 responden (6%) dengan dukungan keluarga cukup, 3 responden (5%) dengan dukungan keluarga kurang. Diet hipertensi diketahui 49 responden (78%) dengan diet baik, 8 responden (13%) dengan diet cukup, 6 responden (9%) dengan diet kurang. Frekuensi kekambuhan hipertensi diketahui 47 responden (75%) kadang kambuh dan 16 responden (25%) sering kambuh. Hasil uji korelasi Chi Square dukungan keluarga dan diet hipertensi diperoleh nilai ?= 0,000, sehingga dapat disimpulkan ada hubungan dukungan keluarga dan diet hipertensi dengan frekuensi kekambuhan hipertensi pada lansia usia di atas 60 tahun di wilayah kerjas Puskesmas Pandak II. Kata kunci: Dukungan keluarga, Diet hipertensi, Frekuensi kekambuhan hipertensi 
Institution Info

Universitas Alma Ata