Abstract :
Latar Belakang: Adanya anggota keluarga yang mengalami skizofrenia menimbulkan
masalah tersendiri bagi keluarganya. Dampak dari beban yang dirasakan keluarga akan
mempengaruhi kemampuan keluarga dalam merawat pasien dan memberikan dukungan
pada pasien skizofrenia.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan beban keluarga dengan dukungan sosial keluarga
terhadap pasien skizofrenia di Wilayah Puskesmas Temon 1 ,Kulon Progo.
Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain analitik
korelasional dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah
semua keluarga pasien dengan skizofrenia dengan jumlah 58 dan diambil dengan tehnik
total sampling. Variabel beban keluarga diukur dengan Burden Assesement Scale
(BAS) dan dukungan sosial keluarga diukur dengan kuesioner dukungan sosial
keluarga yang sudah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas penelitian sebelumnya.
Uji statistic menggunakan Spearman Rank.
Hasil penelitian :Berdasarkan hasil korelasi antara beban keluarga dengan dukungan
sosial keluarga dengan uji korelasi Spearman Rho didapatkan hasil nilai r = -0,388
dengan nilai signifikasi 0,016 (0,05).Artinya semakin tinggi beban keluarga,semakin
rendah dukungan sosial yang diberikan keluarga.
Kesimpulan : Ada hubungan antara beban keluarga dengan dukungan sosial keluarga
pasien skizofrenia di Wilayah Puskesmas Temon 1 ,Kulon Progo
Kata Kunci: Beban keluarga, dukungan sosial keluarga, skizofrenia