Abstract :
Latar Belakang: Caring merupakan upaya yang dilakukan perawat untuk dekat dengan klien sehingga dapat memberikan intervensi yang tepat sesuai dengan
masalah yang dialami. Salah satu yang menyebabkan perilaku caring perawat buruk yaitu beban kerja perawat yang tidak seimbang. Beban kerja adalah
seluruh kegiatan atau aktivitas yang dilakukan oleh perawat selama bertugas disuatu unit keperawatan.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan perilaku caring perawat di Bangsal Penyakit Dalam dan Bedah RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo.
Metode Penelitian: Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat yang bekerja di Bangsal Penyakit Dalam dan Bedah RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo. Jumlah sampel penelitian 65 orang menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian untuk beban kerja
menggunakan kuesioner NASA-TLX dan perilaku caring perawat menggunakan
kuesioner. Pengolahan data menggunakan uji statistik kendal tau.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden
dengan beban kerja tinggi menerapkan perilaku caring dalam kategori cukup
sebanyak 19 responden (29.2%) sedangkan responden dengan beban kerja
sangat tinggi menerapkan perilaku caring dalam kategori kurang yaitu sebanyak
9 responden (13.8%). Berdasarkan analisis kendall?s tau diperoleh hasil p=0.000
(p<0.05) dan r= -0.618 berarti ada hubungan antara beban kerja dengan perilaku caring perawat di bangsal penyakit dalam dan bedah RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo dengan kekuatan hubungan tergolong kuat dan arah hubungan negatif artinya semakin tinggi beban kerja maka perilaku caring semakin kurang.
Kesimpulan: Ada hubungan antara beban kerja dengan perilaku caring perawat dibangsal penyakit dalam dan bedah RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo
Kata Kunci: Beban kerja, Perilaku caring perawat