Abstract :
Latar Belakang: Masalah ISPA pada anak di Indonesia cukup tinggi di tahun
2017 dengan angka sebanyak 447.431 kasus dan angka kematian pada anak
sebanyak 1351 anak. Penyebab terjadinya penyakit ISPA pada anak karena
ketidaktahuan orang tua dalam bersikap yang baik dan benar untuk perawatan
ISPA pada anaknya. Sehingga pemberian edukasi supportif dapat menjadi
alternatif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap orang tua dalam merawat
anak yang sakit.
Tujuan: Mengetahui pengaruh program edukasi supportif terhadap sikap orang
tua dalam merawat anak dengan ISPA.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif
dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Partisipan dalam penelitian ini
berjumlah 50 orang dengan pembagian 25 orang kelompok eksperimen dan 25
orang kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental
Sampling dan uji analisis data yang digunakan adalah Mann Whitney dan
Wilcoxon Matched Pairs.
Hasil: Tidak terdapat perbedaan sikap orang tua dalam merawat anak dengan
ISPA pada kelompok eksperimen dan kontrol sebelum dilakukan intervensi
dengan nilai p=0,760>0,05. Terdapat perbedaan sikap orang tua dalam merawat
anak dengan ISPA pada kelompok eksperimen dan kontrol setelah dilakukan
intervensi dengan nilai p=0,020>0,05. Terdapat perbedaan sikap orang tua dalam
merawat anak dengan ISPA sebelum dan setelah dilakukan intervensi pada
kelompok eksperimen dengan nilai p=0,00<0,05. Terdapat perbedaan sikap orang
tua dalam merawat anak dengan ISPA sebelum dan setelah pada kelompok
kontrol dengan nilai p=0,001<0,05.
Simpulan: Ada pengaruh program edukasi supportif terhadap sikap orang tua
dalam merawat anak dengan ISPA di puskesmas Jetis II Bantul Yogyakarta.
Kata Kunci: Edukasi Supportif, ISPA, Sikap Orang Tua.