Abstract :
Latar belakang: Penyakit DM tipe II tidak dapat disembuhkan, melainkan dapat
dikendalikan dengan pengontrolan glukosa darah. Kadar gula darah yang tinggi
sangat mengganggu konsentrasi untuk tidur nyenyak, dikarenakan seringnya
keinginan untuk buang air kecil pada malam hari. Kadang muncul rasa haus yang
berlebihan. Gangguan tidur menyebabkan berbagai gangguan seperti gangguan
sistem kardiovaskular dan endokrin, serta memperberat persepsi nyeri.
1
, Anggi Napida Anggraini
2
3
, Sofyan Indrayana
Tujuan: Mengetahui hubungan kadar gula darah sewaktu dengan kualitas tidur
pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Sedayu 2.
Metode : Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan
rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien DM
2 yang periksa di Puskesmas Sedayu 2, berjumlah 44 orang. Analisa data
dilakukan dengan menggunakan uji chi square.
Hasil Penelitian : Responden paling banyak dengan kadar gula darah tidak
normal sebanyak 30 orang (68.3%) dengan kualitas tidur baik sebanyak 31 orang
(70,5%). Hasil uji chi square didapatkan X
4,951 dengan signifikansi (p value)
0,035.
Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara kadar gula darah dengan
kualitas hidup pasien Diabetes Mellitus Tipe II di wilayah kerja Puskesmas
Sedayu II Bantul
Kata Kunci: kadar gula darah sewaktu, kualitas tidur