Abstract :
Latar belakang : Go-food merupakan sebuah fitur layanan food delivery
laykanya delivery di sebuah rumah makan. Hanya dengan mengunakan
smartpohne dan membuka fitur Go-Food di dalam aplikasi gojek, konsumen bisa
memesan makanan dari restoran yang sudah berkerjasama dengan gojek. Bagi
pengusaha kuliner, terutama usah Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM), yang
memiliki bodigat terbatas untuk mengembangkan layanan delivery order, GoFood
bisa
menjadi
solusi
alternatif
yang
sangt
membantu.
Ramainya
ojek
online,
selain
gojek, justru membawa dampak positif bagi para konsumennya, termasuk
para pengusaha yang memaki jasa ojek online sebagai layanan delivery
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui perbedaan volume penjualan antara
sebelum dan sesudah menggunakan jasa Go-Food
Metode Penelitian : Penelitian ini direncanakan dengan menggunakan
pendekatan eksplanatori sekuensial, Sampel penelitian 20 orang dengan teknik
pengambilan sampel menggunakan simpel random sampling. Analisa data dengan
menggunakan uji Wilcoxon signed rank test dan Paired Sampel T-Test
Hasil Penelitian : Volume penjualan sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi
go-food didapaktkan bahwa pemesanan tertinggi yaitu 100 pemasanan dan setelah
menggunakan aplikasi go-food pemesanan tertinggi yaitu 200 pemesanan.
Berdasarkan uji Paired Sampel T-Test sebesar 0.000, hasil ini menunjukan bahwa
terdapat perbedaan volume penjualan sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi
go-food di Dusun Gatak Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta ditandai dengan
nilai signifikan 0,000<0,05
Kesimpulan : Terdapat pengaruh penggunaan aplikasi go-food terhadap volume
penjualan di Dusun Gatak Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta
Kata kunci : go-food, penjualan