Abstract :
Latar Belakang:Kanker Payudara merupakan jenis tumor ganas yang hingga kini
masih menjadi pembunuh nomor satu bagi perempuan. Tingkat prevalensi tumor dan
kanker tertinggi di Indonesia berada pada Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu
mencapai 9,6 per 1.000 orang atau diatas prevalensi nasional sebesar 4,3 per 1.000
orang. Kurangnya pengetahuan terhadap SADARI berpengaruh pada perilaku remaja
dalam melakukan SADARI. SADARI merupakan salah satu cara untuk mendeteksi
dini kanker payudara.
Tujuan Peneltian:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhi perilaku SADARI pada siswi di SMA Pangudi Luhur Sedayu.
Metode Penelitian:Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Dengan pendekatan cross
sectional.Pengambilan sampel dilakukan di SMA Pangudi Luhur Sedayu jumlah
sampel 86 responden dengan metode Accidental Sampling.
Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan
menggunakan uji statistik Kendall?s Tau dan regresi linear berganda.
Hasil Penelitian :Secara umum perilaku sadari pada siswi menunjukkan kategori
cukup dengan jumlah 47 orang (54.7%) faktor yang berhubungan dengan perilaku
SADARI antara lain: pengetahuan tentang SADARI (p value 0.004), sikap tentang
SADARI (p value 0.002), dukungan teman sebaya (p value 0.000), dan dukungan
orang tua (p value 0.001).
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor-faktor yang
mempengaruhi dengan perilaku SADARI.
Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Perilaku, SADARI, Informasi.