Abstract :
Latar Belakang : Pemberian ASI eksklusif adalah pemberian ASI secara total pada
bayi yang berusia 0-6 bulan. ASI memiliki banyak khasiat dibandingkan dengan
makanan dan minuman apapun karena ASI mengandung banyak zat gizi yang
dibutuhkan oleh bayi selama 6 bulan pertama tanpa pemberian makanan tambahan.
Pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti status pekerjaan
dan dukungan suami atau keluarga. Dukungan yang bisa di berikan suami kepada
ibu dalam pemberian ASI eksklusif diantaranya dukungan informasional,
instrumental dan emosional. Suami merupakan faktor pendukung pada kegiatan
yang bersifat informasional, emosional dan psikologis. Sekitar 80% sampai 90%
produksi ASI ditentukan oleh keadaan emosi ibu yang berkaitan dengan refleks
oksitosin berupa pikiran, perasaan dan sensasi. Apabila hal tersebut meningkat akan
memperlancar produksi ASI.
Tujuan : Untuk mengetahui bagaimana dukungan suami dalam pemberian ASI
eksklusif pada ibu bekerja.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif
dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 3
orang dari karyawan yang bekerja di SMA Pangudi Luhur dan SMAN 1 Kecamatan
Sedayu Yogyakarta yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling.
Hasil Penelitian : Penelitian ini teridentifikasi empat tema yaitu : pengetahuan ibu
yang bekerja tentang manfaat ASI sebagai dasar pemberian ASI, suami mendukung
dalam pemberian ASI eksklusif, upaya ibu bekerja dalam memberikan ASI
ekkslusif, dan ibu bekerja memiliki kebahagiaan dalam meningkatkan produksi
ASI.
Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ibu mengetahui manfaat ASI
sebagai dasar pemberian ASI eksklusif, ibu bekerja mendapatkan dukungan suami
dalam pemberian ASI eksklusif, ibu bekerja memiliki upaya dalam pemberian ASI
eksklusif, dan kebahagiaan yang dirasakan ibu bekerja mampu meningkatkan
produksi ASI.
Kata Kunci : ASI Eksklusif, Dukungan Suami