Abstract :
Latar Belakang: Diabetes Mellitus Tipe II berdampak negatif terhadap
psikologis maupun fisik yang dialami oleh lansia DM tipe II salah satu dampak
psikologis adalah kecemasan yang dapat menjadi ancaman atau ketidaknyamanan
pada lansia DM tipe II. Selain tingkat kecemasan yang di alami lansi DM tipe II
juga mengalami gangguan kualitas tidur karena seringnya buang air kecil pada
malam hari di sebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik pada malam hari.
Peningkatan penyakit Diabetes Mellitus di Timur Tengah tahun 2017-2045
sebanyak 110% sedangkan di Indonesia sebanyak 9,1 juta jiwa dan di daerah
Yogyakarta sebanyak 2,6%.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui hubungan tingkat kecemasan
dengan kualitas tidur pada lansia DM tipe II di Puskesmas Kasihan II Bantul
yogyakarta.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross
sectional. Populasinya seluruh lansia DM tipe II di Puskesmas Kasihan II Bantul
Yogyakarta. Jumlah sampel ini sebanyak 37 orang dengan tehnik pengambilan
menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan Kendal tau.
Hasil: Penelitian ini menunjukan sebagian besar responden berada pada kategori
kecemasan sedang sebanyak 20 responden (54,1%), dan kualitas tidur kurang
sebanyak 17 responden (45,9%). Hasil uji korelasi menggunakan Kendal Tau dan
nilai p-value 0,364 yang artinya terdapat hubungann antara Tingkat Kecemasan
Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia DM Tipe II di Puskesmas Kasihan II Bantul
Yogyakarta.
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan ada Hubungan Tingkat Kecemasan
Dengan Kualitas Tidur Pada Lansia DM Tipe II di Puskesmas Kasihan II Bantul
Yogyakarat
Kata kunci : kecemasan, kualitas tidur, lansia DM tipe II