Abstract :
Latar Belakang : Prevalensi diabetes mellitus gestasional di Indonesia sebesar 1,9%-3,6%
pada kehamilan umumnya. Makanan tinggi energi berhubungan dengan obesitas, resistensi
insulin sehingga dapat memicu peningkatan kadar glukosa darah. Selain itu riwayat DM
keluarga dapat mempengaruhi seseorang mengalami diabetes mellitus gestasional yaitu tiga
kali lebih besar dibandingkan tidak memiliki riwayat DM keluarga.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan asupan energi total
dan riwayat diabetes mellitus keluarga dengan kejadian diabetes mellitus gestasional pada ibu
hamil di Kabupan Bantul.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan
penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive
sampling. Subjek penelitian adalah ibu hamil yang datang ke puskesmas bantul, dan telah
dilakukan pengecekan reduksi urin di trimester 1 di wilayah kerja puskesmas Kabupaten
Bantul. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 136 ibu hamil. Data yang
dikumpulkan meliputi karakteristik responden, yaitu umur, tingkat pendidikan, jenis
pekerjaan, riwayat DM keluarga, hasil pengukuran kadar glukosa darah puasa dan form semi
qualitative food frequency questionnaire (SQ-FFQ). Data akan dianalisis menggunakan
Likelihood Ratio dengan tingkat kemaknaan ?< 0.05.
Hasil : Dari 136 responden, 3 orang diantaranya termasuk kelompok DMG. Hasil uji
Likelihood Ratio menunjukan hubungan asupan energi total dengan kejadian DMG memiliki
p-value 0,000, hubungan riwayat DM keluarga dengan kejadian DMG memiliki p-value
0,563.
Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara asupan energi total dengan kejadian
DMG pada ibu hamil di Kabupaten Bantul dan tidak ada hubungan yang signifikan antara
riwayat DM keluarga dengan kejadian DMG pada ibu hamil di Kabupaten Bantul.
Kata Kunci : Asupan Energi Total, Diabetes Mellitus Gestasional, Riwayat Diabetes
Mellitus Keluarga