Abstract :
BAZNAS merupakan satu di antara sedikit lembaga nonstruktural
yang memberi kontribusi kepada negara di bidang pembangunan
kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan melalui
pengelolaan dana zakat. Sebagaimana hal ini merupakan salahsatu fungsi
Badan Amil Zakat Nasional Kota Yogyakarta yaitu sebagai perencanaan,
pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Salah satu
progrma baznas kota yogyakarta yang membantu pemerintah dalam
pengentasan kemiskinan yaitu pemberdayaan ekonomi produktif yang
harapannya bisa mengubah kondisi perekonomian para mustahiq yang
dibantu.
Jenis penelitian ini yaitu dengan cara mengumpulan data di
lapangan, penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Berdasarkan hasil wawancara penyaluran zakat yang
dilakukan BAZNAS Kota Yogyakarta mempunyai dua jenis penyaluran
zakat yaitu yang pertama penyaluran zakat secara langsung merupakan
metode yang menggunakan teknik atau cara yang bersifat konsumtif,
manfaatnya langsung diterima oleh mustahik dan yang kedua penyaluran
tidak langsung yang merupakan suatu model yang menggunakan teknik
atau cara-cara yang bersifat tidak konsumtif, di mana para mustahik
diberikan pelatihan pemberdayaan oleh BAZNAS.
Hasil analisis menunjukan program jogja sejahtera BAZNAS Kota
Yogyakarta dapat memberi dampak kesejahteraan mustahiq dan ada juga
yang tidak memberi dampak. Untuk mustahiq pada tingkat keluarga
sejahtera I mencapai 20%, tingkat keluarga sejahtera II mencapai 23%,
tingkat keluarga sejahtera III mencapai 30%, tingkat keluarga sejahtera III
Plus mencapai 24% dan tidak ada dampak adalah 3%.
Kata kunci: Peran BAZNAS dalam menanggulangi kemiskinan melalui
dana zakat