Abstract :
Latar Belakang : Angka kejadian overweight di Indonesia meningkat setiap tahunnya, pada
tahun 2016 terdapat 10,8% anak yang overweight dan 8,8% anak yang obesitas dan kejadian
overweight di Kota Yogyakarta 23,85% dan obesitas sebesar 17,42%. Anak-anak yang
obesitas akan memiiki resiko tinggi terjadinya obesitas pada masa dewasa dan sebagai faktor
risiko yang merugikan kesehatan.
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan persepsi orang tua tentang aktivitas fisik
anak di luar rumah dengan kejadian overweight pada anak sekolah dasar di kota yogyakarta.
Metode Penelitian : Rancangan Penelitian ini merupakan penelitian observastional,
berdasarkan dari segi waktunya penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional, sasaran
penelitian ini adalah siswa-siswi sekolah dasar negeri dan swasta di Kota Yogyakarta yang
terpilih sebanyak 14 klaster sekolah dasar di Kota Yogyakarta. Sampel yang akan diperoleh
berdasarkan rumus Lemeshow menggunakan metode PPS (Probality Proposional To Size)
sebanyak 319 sampel. Pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan
overweight dan tidak overweight. Persepsi orang tua di ukur menggunakan primer dengan
menggunakan kuesioner. Untuk mengetahui variabel yang diteliti menggunakan analisis
dengan SPSS 20,0 for windows.
Hasil Penelitian : Responden dengan status gizi overweight sebanyak 56 sampel (24,3%)
dan yang tidak overweight sebanyak 174 sampel (75,5%). Hasil dari uji chi-square
menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara persepsi orang tua yang rendah
dengan anak overweight (p=0,00, OR:5,421, 95% )
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara persepsi orang tua tentang aktivitas fisik anak di luar
rumah dengan kejadian overweight pada anak sekolah dasar di Kota Yogyakarta.
Kata Kunci : Persepsi Orang Tua, Overweight, Aktivitas fisik, Anak Sekolah Dasar