Abstract :
Latar Belakang: Menurut Kemenkes RI ibu hamil untuk melakukan pengecekan kehamilan sebanyak empat kali, yaitu satu kali pada trimester pertama (K1), satu
kali pada trimester kedua, dan dua kali pada trimester ketiga (K4). Berdasarkan Kemenkes RI (2013), cakupan K4 pelayanan antenatal di Indonesia tahun 2015
adalah 87,48%. Standar pelayanan antenatal terpadu untuk mengatasi kondisi anemia adalah pemberian suplemen zat besi. Dalam sebuah hasil penelitian
menunjukan tingkat kepuasaan ibu hamil di puskesmas sleman sebanyak 50%
sedangkan di puskesmas ngaklik 1 sebanyak 30% dan 20%. Data dari register
puskesmas Sleman, kunjungan antenatal bulan Oktober 2015 sebanyak 186
kunjungan dengan trimester 1 sebanyak 50 kunjungan, trimester II sebanyak 43
kunjungan dan trimester III sebanyak 93 kunjungan. Pada bulan November 2015,
terdapat 138 kunjungan antenatal dengan kunjungan trimester 1 sebanyak 43
kunjungan, trimester II sebanyak 34 kunjungan dan trimester III sebanyak 61
kunjungan.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan tingkat kepuasaan pelayanan
Antenatal Care dengan motivasi ibu hamil mengkonsumsi Tablet Fe di Puskesmas
Sedayu I dan II
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dan
menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel
pada penelitian ini menggunakan teknik Kuota Sampling
Hasil Penelitian: . Diperoleh bahwa ibu yang sangat setuju pada pelayanan anc
sebanyak 58,8% dan yang setuju sebanyak 41,2%. Hasil uji analisa diperoleh nilai
signifikansi pada Tingkat kepuasaan pelayanan antenatal care p=0,044, Motivasi
ibu dalam mengkonsumsi tablet Fe p= 0,044.
Kesimpulan: Bahwa ada hubungan antara Tingkat kepuasaan Pelayanan Antenatal Care dengan Motivasi Ibu dalam Mengkonsumsi Tablet Fe di Puskesmas
Sedayu I dan Puskesmas Sedayu II.
Kata Kunci: Pelayanan Antenatal Care, Motivasi Ibu Mengkonsumsi Tablet Fe