Abstract :
Latar belakang: Hiperkolesterolemia merupakan komplikasi pada DM yang
ditandai dengan meningkatnya kadar kolesterol total. Prevalensi
hiperkolesterolemia pada DM mencapai 20-90%. Beberapa penelitian
menyebutkan bahwa glukomanan dalam tepung porang yang merupakan serat
dapat menurunkan kadar kolesterol. Kandungan kalsium oksalat pada tepung
porang menjadi pertimbangan dalam penggunaannya. Perendaman ekstrak keji
beling terbukti mampu menurunkan kadar kalsium oksalat.
Tujuan: Mengetahui efek tepung porang (amorphophallus oncophyllus)dengan
maserasi keji beling terhadapkadar kolesterol total pada tikus wistar jantan (rattus
norvegicus) DM tipe 2.
Metode: Penelitian ini bersifat eksperimen murni dengan rancangan pre post with
control group design. Subjek penelitian adalah 35 ekor tikus yang dibagi dalam 5
kelompok yaitu K1 (kontrol negatif), K2 (kontrol positif), K3 (pembanding), K4
(intervensi tepung porang murni), dan K5 (intervensi tepung porang ekstrak keji
beling). Serum darah semua tikus diambil setelah 14 hari perlakuan untuk diukur
kadar kolesterol total. Kemudian hasil dianalisis menggunakan ANOVA yang
dilanjutkan dengan uji beda nyata (Duncan).
Hasil :pemberian tepung porang ekstrak keji beling dapat menurunkan kadar
kolesterol total lebih baik sebesar 28,76% dibandingkan tepung porang murni
yang dapat menurunkan kadar kolesterol total sebesar 15,35% (p<0,05). Kadar air
feses hari ke-1 dan hari ke-14 tidak berbeda nyata pada semua
kelompok.Konsistensi feses hari ke-1 dan hari ke-14 pada kelompok K2, K3, K4,
K5 adalah lunak dan pada kelompok K1 konsistensi feses adalah agak keras.
Kesimpulan :Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tepung porang
ekstrak keji beling dapat memberikan efek penurunan kadar kolesterol total darah
tikus sebesar 28,76%.
kata kunci: DM, Kolesterol total, Tepung Porang, Keji Beling.