Abstract :
Latar Belakang Penelitian : Pisang merupakan buah yang sangat digemari oleh masyarakat. Saat ini, sebagian besar petani dan pedagang pisang menggunakan
karbit untuk memeram pisang. Penggunaan karbit pada pisang dapat membuat pisang cepat membusuk dan berbintik hitam. Hal ini tidak sesuai dengan tingginya
minat masyarakat yang banyak mengkonsumsi pisang. Kertas merupakan salah satu alternatif yang tidak berbahaya untuk memeram pisang, karena penggunaan
kertas dengan pori-pori yang kecil untuk membungkus pisang dapat membuat gas
etilen terperangkap didalam.
Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu
dan jenis kertas pembungkus pada pemeraman buah pisang ambon (Musa
paradisiaca var. sapientum L) terhadap kualitas sifat organoleptik dan kimia.
Metode Penelitian : Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental dengan
menggunakan rancangan penelitian yaitu RAK (Rancangan Acak Kelompok).
Jenis pisang yang digunakan dalam penelitian ini adalah pisang ambon kuning
dengan 1 kontrol dan 2 perlakuan, berupa pisang ambon yang diperam
menggunakan kertas kraft polos dan kertas kraft bertinta sebesar 20% dari berat
pisang. Analisis data yang akan di lakukan yaitu kualitas sifat organoleptik berupa
rasa, tekstur, aroma dan warna diperoleh dari analisis oleh indra perasa, pengecap,
pencium dan peraba. Kualitas kimia berupa kadar gula reduksi dan vitamin C di
peroleh dari eksperiman yang dilakukan di laboratorium.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pemeraman terdapat pengaruh
yang nyata (p<0,05) terhadap sifat kimia yaitu vitamin C dan gula reduksi. Kadar
Vitamin C dan gula reduksi meningkat selama proses pemeraman, nilai tertinggi
terdapat pada hari ke-5 pemeraaman yaitu 84,48 mg untuk vitamin C dan 5,90%
untuk gula reduksi. Pada jenis kertas pembungkus terdapat pengaruh yang nyata
(p<0,05) terhadap sifat kimia yaitu vitamin C dan gula reduksi. Jenis kertas
pembungkus bertinta dapat mempercepat proses pematangan. Uji organoleptik
(rasa, aroma, warna, tekstur) yang paling banyak disukai panelis adalah buah
pisang ambon kuning dengan media pemeraman kertas bertinta.
Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pemeraman dan jenis
kertas pembungkus terdapat pengaruh yang nyata (p<0,05) terhadap sifat kimia
yaitu vitamin C dan gula reduksi. Vitamin C dan Gula reduksi semakin meningkat
selama pemeraman dan kertas bertinta dapat mempercepat pematangan. Uji
organoleptik yang paling banyak disukai panelis adalah buah pisang ambon
kuning dengan media pemeraman kertas bertinta.
Kata Kunci : pisang ambon, waktu pemeraman, jenis kertas pembungkus