Abstract :
Latar Belakang Penelitian : Salah satu masalah gizi di Indonesia yang sering
terjadi adalah anemia akibat defisiensi zat besi. Empat puluh sembilan koma satu
persen wanita usia subur di Indonesia mengalami anemia. Terutama pada
kelompok wanita usia subur tersebut biasanya mempersiapkan dirinya untuk
menikah dan akan menjadi seorang ibu. Faktor penyebab anemia antara lain
asupan zat besi yang tidak cukup serta tingginya penyerapan penghambat Fe
(tanin, fitat, dan asam oksalat). Apabila calon pengantin menikah dengan status
anemia maka akan berdampak lahirnya generasi yang kurang berkualitas.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara asupan zat besi dan penghambat Fe
dengan kejadian anemia pada calon pengantin wanita di Wilayah Kabupaten
Bantul Yogyakarta
Jenis Penelitian : Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional
dengan menggunakan rancangan cross sectional. Jumlah subjek penelitian
sebanyak 68 responden pada calon pengantin wanita dengan teknik pengambilan
sampel menggunakan quota sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan
eksklusi. Data yang di kumpulkan yaitu data asupan zat besi dan Penghambat Fe.
Data tersebut diperoleh dengan wawancara menggunakan SQFFQ. Uji statistik
yang digunakan adalah uji Mann Whitney dan Chi Square dengan tingkat
kepercayaan 90%.
Hasil Penelitian: Presentase kejadian anemia adalah 44,1%. Berdasarkan hasil
beda rata-rata tidak terdapat perbedaan asupan Fe yang bermakna antara
kelompok anemia dengan yang tidak anemia dengan (p=0,387). Tidak terdapat
perbedaan asupan Tanin yang bermakna antara kelompok anemia dengan yang
tidak anemia dengan (p=0,512). Tidak terdapat perbedaan asupan Fitat yang
bermakna antara kelompok anemia dengan yang tidak anemia dengan (p=0,335).
Tidak terdapat perbedaan asupan Oksalat yang bermakna antara kelompok anemia
dengan yang tidak anemia dengan (p=0,537). Berdasarkan Uji Chi Square juga
diketahui bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara asupan Fe dan
Penghambat Fe dengan kejadian anemia (p>0,05)
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara asupan Fe dan
Penghambat Fe dengan kejadian anemia
Kata Kunci : anemia, asupan zat besi, penghambat Fe, calon pengantin