Abstract :
Peneliti ini dilatar belakangi oleh kondisi sosial masyarakat yang
menghawatirkan, terutama di dunia pendidikan yang mengalami beberapa
kemerosotan moral, diantaranya yaitu ketidak adilan, tipisnya solidaritas,
kebohongan dan menyontek saat ujian hingga plagialisme. Sehubung dengan hal
tersebut guru perlu membentuk karakter siswa dengan beberapa alasan: siswa
tidak sealau mendapatkan pendidikan karakter dari keluarga, hubungan baik antar
dengan teman, dan guru dimulai di ruang kelas, mudah dilakukan, misalnya
sebelum memasuki jam pelajaran dalam pembiasaan dan pendidikan karakter
dapat mengubah dunia di masa depan. Dari latar belakang tesebut memberikan
dorongan pada peneliti untuk mengekplorasi tentang Peran Guru Pendidikan Islam
dalam Pembentukan Karakter Melalui Pembelajaran Tahfidzul Qur?an di MA
Masyithoh, Gamping, Sleman, Yogyakarta.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan pendekatan
psikologis pendidikan. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara
dan dokumentasi. Analisis data dengan analisis kualitatif dan tehnik keabsahan
data dengan triangulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian bahwa: (1). Proses pembentukan karakter di MA
Masyithoh yaitu, dengan pembiasaan, keteladanan, dan melalui pembelajaran
Tahfidzul Qur?an. Proses pembentukan karakter di MA Masyithoh melalui
pembelajarn tahfidz ada beberapa nilai karakater yang dapat terbentuk diantaranya
yaitu : karakter religius, gemar membaca, disiplin dan tanggung jawab. (2).Peran
guru dalam membentuk karakter siswa melalui pembelajaran Tahfidzul Qur?an di
MA Mayithoh yaitu: sebagai pendidik, pembimbing, pengajar, teladan,
motivator,(3).Faktor pendukung dan penghambat peran guru dalam membentuk
karakter siswa yaitu : dari lingkungan keluarga, teman sebaya, dalam lingkungan
masyarakat dan media massa.
Kata Kunci : Peran guru, Pembentukan karakter