Abstract :
Mufidatul Faizah : Motif Para Santri Dalam Mengikuti Pembelajaran Di
Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri Kotagede Yogyakarta :
Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Alma Ata Yogyakarta 2018.
Dibimbing oleh Misyroh Ahmadi, S.Ag, M.Ag
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif atau dorongan yang
menggerakkan para santri untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di madrasah
diniyah Pondok Pesantren Nurul Ummah Putri karena menurut pengamataan
penulis para santri kurang bersemangat dalam mengikuti kegiatan di madrasaah
diniyah yang seharusnya sesuai dengan komitmen ketika santri mau masuk ke
pondok pesantren yang di syaratkan bahwa mengikuti kegiatan di pndok atau
madrasah diniyah harus di priortaskan kemudian kegiatan selain di pondok adalah
merupakan sampingan. Akan tetapi realitas yang penulis rasakan bahwa para
santri mengutamakan kegiatan di luar pondok baik itu sekolah maupun kuliah. Hal
inilah yang menarik bagi penulis untuk mengadakan penelitian. motif atau niat
apakah yang mendominasi pada diri santri sehingga kurang bersemangat dalam
mengikuti kegiatan belajar mengajar di pondok sehingga menurut presepsi
penuliss kegiatan belajar mengajar di pondok kurang berhasil. Khususnya dari
ghirroh atau semangat santri dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di
madrasah diniyah dan juga jarangnya santri yang mengikuti pendidikan di
madrasah diniyah sampai selesai.
Sehingga sesuai dengan penelitian yang penulis lakukan ternyata motif
atau dorongan yang mendominasi para santri adalah motif ektrinsik atau dorongan
dari luar diri para santri yang berasal dari dorongan orang tua, pengaruh teman,
untuk sekedar mendapatkan penghargaan dan kedudukan di masyarakat, hal ini
merupakan prosentase yang paling banyak.
Sedangkan motif intrinsik yang berasaal dari dalam diri para santri yang
berupa dorongan agama, ibadah, dan mencari ilmu merupakan prosentasi yang
paling kecil.
Selanjutnya penulis katakan kurang berhasil khususnya dari ghirroh atau
semangat para santri untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di madrasah
diniyah masih kurang dan santri yang bisa tamat dari pendidikan madrasah
diniyah prosentasenya juga sangat sedikit. Sebagai contoh santri yang masuk di
kelas i?dad dan kelas satu marhalah satu berjumlah lima puluh tetapi yang bisa
selesai sampai diwisuda sebagai tanda lulus hanya berkisar kurang lebih lima
belas orang.
Kata kunci : Motif Mengikuti Pembelajaran Madrasah Diniyah