Abstract :
Latar belakang pada penelitian ini adalah bahwa biasanya para guru khususnya yang
berstatus guru tidak tetap
(guru honorer
) memiliki motivasi mengajar yang rendah, hal ini
disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhinya baik dalam hal intrinsik maupun
ektrinsik . Namun pada kenyataannya para GTT PAI memiliki motivasi mengajar yang
bagus, mereka mampu mengajar dengan baik bahkan mampu bersaing dengan para guru yang
lain
(guru yang berstatus PNS
). Yang menjadi permasalahan penelitian ini adalah :
bagaimana motivasi GTT PAI dalam mengajar di MTs Nurul Ummah kotagede Yogyakarta
dan apa implikasi sosiologis motivasi guru dalam mengajar. Hasil penelitia ini diharapkan
dapat dipergunakan untuk menambah kazanah pengetahuan dan masukan bagi guru PAI agar
tetap bersemangat dalam mengajar, sehingga mereka mau mempertahankan motivasi yang
dimilikinya.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar belakang MTs
Nurul Ummah kotagede Yogyakarta, sedangkan subyek yang di tentukan merupakan GTT
PAI yang mengajar yang kaya akan informasi tentang fenomena penulis teliti. pengumpulan
data dilakukan dengan mengadakan wawancara, observasi, dokumentasi. Sedangkan subyek
ditentukan dengan mengunakan pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan
wawancara, observasi, dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan:
(1) motivasi GTT PAI dalam mengajar di MTs Nurul
Ummah kotagede Yogyakarta dalam melaksanakan amanah yang diembannya karena
beberapa faktor yaitu faktor intrinsik dan ektrinsik. Pada faktor intrinsik para GTT PAI
menjaga motivasinya dengan ziarah pada makam pendiri Pondok Pesantren Nurul Ummah
agar mendapat kekuatan spiritual dalam jiwa, membuat grafik perkembangan yang dilakukan
sendiri dan bersabar dalam mendidik dan tentunya motivasi intriksik yang dimiliki para GTT
PAI timbul karena adanya niat, keingginan, ketertarikan, cita-cita dan adanya tujuan. Faktor
ektrinsik GTT PAI dalam mengajar di timbulkan karena pengaruh lingkungan sosial, teman
sebaya, orang tua, dan nasihat para sesepuh pondok pesantren yang mengetahui jejak
perjuangan pendiri pondok peantren.
(2) implikasi motivasi guru dalam mengajar melahirkan
kinerja mengajar guru yang gigih, semangat dan profesional. Penerapannya juga menghsilkan
disiplin dalam mengajar dan menjadikan muridnya unggul, berakhlak dan berprestasi