Abstract :
Latar belakang: Temon merupakan daerah dengan prevalensi kasus HIV AIDS tertinggi di Kulon Progo. Remaja merupakan harapan bangsa yang sangat rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi salah satunya HIV AIDS.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara jumlah informasi dengan persepsi positif remaja tentang HIV/AIDS di SMK Muhammadiyah 1 Temon.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dengan metode simple random sampling, jumlah sampel sebanyak 62 orang. Analisis data menggunakan uji
korelasi pearson product moment.
Hasil: Berdasarkan karakteristik responden mayoritas mempunyai persepsi negatif tentang HIV AIDS (59,7%), sumber informasi yang paling banyak diaskes
adalah internet (95,2%). Hasil uji korelasi pearson antara variabel jumlah sumber informasi dengan persepsi tentang HIV AIDS didapatkan nilai p= 0,365. Tidak
ada hubungan antara jumlah sumber informasi dengan persepsi positif remaja tentang HIV AIDS.
Kesimpulan: Terciptanya persepsi positif tidak hanya diiringi dengan akses informasi tetapi juga pengetahuan yang baik, latar belakang budaya yang mendukung serta nilai dan kepercayaan setiap individu.
Kata Kunci: Remaja, Persepsi, HIV AIDS, Informasi