Abstract :
Latar Belakang :Tingkat kesehatan masyarakat dapat dinilai dengan menggunakan beberapa indikator yang menunjukan kondisi mortalitas (kematian), status gizi dan morbiditas(kesakitan). Tingkat kesehatan di Indonesia digambarkan melalui angka mortalitas, salah satunya adalah angka kematian bayi (AKB) dan angka kematian ibu (AKI) yang masih tinggi.Dukungan suami dalam hal meningkatkan kualitas pada proses selama kehamilan sangat
berperan untuk membantu menenangkan kondisi fisik maupun psikis seorang istri.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh dukungan suami terhadap status gizi pada ibu hamil yang ada di Wilayah kerja puskesmas Kaligesing Purworejo
Metode :Jenis penelitian menggunakan kuantitatif dengan metode korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional jumlah populasi penelitian sebanyak 200 ibu hamil dan sampel penelitian adalah 100 responden.Pengambilan data menggunakan kuisoner yang telah di uji dengan hasil r table ( <0,361)dan observasi.Teknik analisis menggunakan chisquare.
Hasil : Responden yang mendapatkan dukungan suami dalam katagori tinggi yaitu sebanyak 51,6% atau 56 orang.dengan status gizi ibu hamil tidak mengalami resiko KEK. Dari uji Chisquare didapatkan nilai p-value 0,026 (?<0,05),sedangkan nilai ORnya adalah 2,909(1,114 7,595),yang
artinya ibu hamil yang memilki dukungan suami rendah akan mengalami resiko KEK sebesar 2,9 kali dibandingkan ibu hamil yang memiliki dukungan suami tinggi.
Kesimpulan : Ada pengaruh antara dukungan suami terhadap status gizi pada ibu hamil di Wilayah kerja puskesmas Kaligesing Purworejo.
Kata kunci :Dukungan suami,Status Gizi,Ibu Hamil.