Abstract :
Latang Belakang: Disminore merupakan nyeri menusuk yang terasa di perut bagian bawah dan paha. Di Indonesia banyak perempuan yang mengalami disminore tetapi
tidak melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi. Hal ini terjadi karena sebagian besar wanita masih beranggapan nyeri haid sebagai hal yang biasa dan akan hilang
setelah 1-2 hari.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri tentang disminore dengan motivasi untuk periksa ke pelayanan kesehatan di SMA Muhammadiyah
Kasihan Bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian: Desain penelitian adalah cross-sectional dan subyek penelitian adalah remaja putri yang mengalami atau yang mempunyai riwayat disminore.
Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 52
orang, dengan analisa bivariat menggunakan uji Kendall-tau.
Hasil Penelitian Sebagian besar responden merupakan remaja akhir (16-20 tahun)
yaitu sebanyak 30 orang (58.0%), sebagian besar responden memiliki pengetahuan
yang cukup tentang disminore yaitu 32 orang (61.5%), sebagian besar responden
memiliki motivasi sedang dalam melakukan pemeriksaan kesehatan sebanyak 52
orang (100.0%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value= 0,044.
Kesimpulan Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan remaja putri tentang disminore dengan motivasi untuk periksa ke pelayanan kesehatan di SMA
Muhammadiyah Kasihan Bantul Yogyakarta. Sehingga semakin tinggi pengetahuan siswi maka tinggi motivasi untuk periksa ke pelayanan kesehatan.
Kata Kunci Pengetahuan, disminore, motivasi, pelayanan kesehatan