Abstract :
Latar Belakang: Konsep diri pada remaja lebih menekankan pada penampilan yang
mengakibatkan remaja menilai buruk terhadap dirinya. Kecemasan seringkali diakibatkan karena
remaja tidak mampu beradaptasi dan berpikir secara realitas terhadap perubahan yang terjadi
seperti perubahan bentuk tubuh, perkembangan ciri-ciri seks sekunder.
Tujuan: Mengetahui hubungan konsep diri dengan kecemasan remaja putri di SMP PGRI
Kasihan Bantul, Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif, rancangan penelitian adalah cross sectional. Teknik
sampling yang digunakan adalah total sampling. Instrument penelitian berupa kuisioner konsep
diri dan kuisioner kecemasan remaja putri terahadap perubahan fisik pada masa
pubertas.Sampel penelitian adalah siswi kelas VII SMP PGRI Kasihan Bantul, Yogyakarta
sebanyak 43 responden.
Hasil: Konsep diri responden sebagian besar dalam kategori konsep diri yang positif yaitu
sebanyak 24 responden (55,8%) dan kosep diri negatif yaitu sebanyak 19 responden (44,2%).
Kecemasan responden sebagian besar dalam kategori sedang yaitu sebanyak 26 responden
(60,6%), dalam kategori ringan sebanyak 13 responden (30,2%) dan kategori berat sebanyak 4
responden (9,2%).Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri dengan
kecemasan responden (p>0.7).
Kesimpulan: Kecemasan yang dialami remajaputri pada saat mengalami masa pubertas, tidak
dipengaruhi oleh Konsep diri dan diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi remaja putri
yang sedang mengalami masa pubertas.
Kata Kunci: Remaja Putri, konsep diri, kecemasan, pubertas, perubahan fisik