Abstract :
Latar belakang penelitian ini adalah banyak anak prasekolah yang belum
memiliki kemandirian dalam melakukan kegiatan di sekolah. Hal ini disebabkan
oleh sarana yang kurang mendukung dalam pembelajaran. Selain itu guru lebih
menekankan pada kegiatan baca tulis dan berhitung, karena tuntutan orang tua
yang cenderung anaknya harus bisa baca tulis. Kemandirian sangat perlu
ditanamkan sejak usia dini karena untuk menciptakan generasi yang mandiri tidak
bisa dilakukan secara instan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja upaya yang dilakukan
guru dalam membetuk kemandirian anak usia dini, untuk mengetahui bagaimana
kemandirian anak usia dini, serta untuk mengetahui apa saja faktor penghambat
dalam pelaksanaan upaya pembentukan kemandirian anak usia dini.
Penelitian ini dapat digolongkan sebagai penelitian Eksperimental Semu
(Quasi Experimental Research). Penelitian eksperimental merupakan metode
penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap
yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Dalam penelitian ini, peneliti
menggunakan beberapa tehnik dan instrumen pengumpulan data yaitu observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Tehnik untuk memeriksa keabsahan data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi.
Hasil dari penelitian ini adalah bahwa upaya yang dilakukan guru dalam
membetuk kemandirian anak usia dini di TK Masyitoh Tlogoadi yaitu
memberikan motivasi, memberikan contoh, memberikan arahan, memberikan
latihan, melakukan pendekatan terhaap anak, praktek langsung dan pembiasaan,
menggunakan berbagai metode, bekerja sama dengan guru, bekerja sama dengan
orang. Selanjutnya kemandirian anak usia dini sudah tercermin dalam kegiatan
sehari-hari anak di sekolah. Kemudian faktor penghambat dalam pelaksanaan
upaya pembentukan kemandirian anak usia dini yaitu faktor eksternal meliputi
orang tua, guru, lingkungan,dan alat peraga. Faktor internal yaitu anak itu sendiri.