Abstract :
Salah satu penyebab kematian terbesar penduduk dunia adalah rokok. Rokok merupakan salah
satu zat adiktif, yang apabila digunakan dapat mengakibatkan bahaya kesehatan bagi individu
maupun kelompok. Merokok dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung,
meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, tekanan darah tinggi dan diabetes. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi perokok aktif tentang perokok pasif
dengan motivasi berhenti merokok pada orang dewasa di Dusun Brajan Kasihan Bantul
Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional.
Populasi dalam penelitiana ini adalah seluruh perokok aktif yang berusia >21 tahun yang
berjumlah 68 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total
sampling yaitu mengambil semua anggota populasi menjadi sampel yang sesuai dengan
kriteria inklusi dan eksklusi yang berjumlah 68 responden. Data yang telah dikumpulkan
kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa
responden yang mempunyai persepsi yang baik dan memiliki motivasi yang tinggi untuk
berhenti merokok yaitu sebanyak 31 responden (45,6%), sedangkan responden yang
mempunyai persepsi tidak baik dan memiliki motivasi yang rendah untuk berhenti merokok yaitu
sebanyak 17 responden (25%). Berdasarkan analisis Chi-Square diperoleh hasil 0,001 (p<0,05)
yang berarti ada hubungan yang signifikan antara persepsi perokok aktif tentang perokok pasif
dengan motivasi berhenti merokok di Dusun Brajan Kasihan Bantul Yogyakarta. Oleh karena itu
penting bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan motivasi berhenti merokok dengan
meningkatkan persepsi perokok aktif.
Kata Kunci: Persepsi, perokok aktif, Motivasi, berhenti merokok, perokok pasif.