Abstract :
Latar belakang : Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi seseorang yang mengalami peningkatan tekanan darah yang merupakan penyebab kematian dan
kesakitan yang tinggi karena tanda gejalanya tidak tampak. Rendahnya pengetahuan yang dimiliki mempengaruhi sikap pralansia dalam mencegah hipertensi. Padahal pada
usia pralansia, penyakit hipertensi sudah dapat diprediksi apakah berpotensi atau tidak (Afrianty, 2009).
Tujuan : mengetahui hubungan pengetahuan tentang hipertensi dengan sikap pencegahan hipertensi pada pralansia di Dusun Rejosari Jatimulyo Dlingo Bantul.
Metode penelitian : penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analitik dengan
pendekatan Cross Sectional. Instrument yang digunakan berupa kuisioner tertutup, yaitu kuisioner pengetahuan dan sikap. Sample penelitian adalah 34 orang pralansia di Dusun Rejosari Jatimulyo Dlingo Bantul. Analisa data diuji menggunakan Kendall Tau
Hasil : hasil penelitian ini didapatkan p value variable pengetahuan tentang hipertensi
0,002 (p<0,05), variable sikap pencegahan hipertensi 0,002 (p<0,05) dan nilai r= 0.489
sehingga terdapat hubungan pengetahuan tentang hipertensi dengan sikap pencegahan
hipertensi pada pra lansia di dusun Rejosari, Jatimulyo, Dlingo, Bantul.
Simpulan : diperoleh p-value sebesar 0,002 sehingga didapatkan kesimpulan bahwa
HO ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan pengetahuan tentang hipertensi
dengan sikap pencegahan hipertensi pada pra lansia di dusun Rejosari, Jatimulyo,
Dlingo, Bantul.
Saran : diharapkan pralansia dapat meningkatkan pengetahuan untuk meningkatkan
sikap pencegahan hipertensi. Sehingga dapat mengaplikasikan pengetahuan dan sikap
yang dimiliki untuk berperilaku hidup sehat dalam mencegah hipertensi
Kata kunci : pengetahuan hipertensi, sikap pencegahan, pralansia