Abstract :
Latar Belakang : Meningkatnya penduduk Lansia di Indonesia, maka akan mengakibatkan pola pergeseran penyakit menular ke penyakit tidak menular, salah
satu penyakit yang tidak menular yang menyertai lansia adalah penyakit Kardiovaskuler salah satunya adalah Hipertensi. Indonesia dengan tingkat kesadaran akan kesehatan yang lebih rendah, problem ketidakpatuhan umum
dijumpai dalam pengobatan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang seperti Hipertensi. Obat antihipertensi yang ada saat ini telah terbukti
dapat mengontrol tekanan darah pada pasien Hipertensi. Dukungan keluarga
merupakan salah satu bentuk dari terapi keluarga, dan merupakan support system
bagi lansia yang dalam mempertahankan kesehatannya.
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan emosional keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada lansia penderita
hipertensi, khususnya Lansia diwilayah puskesmas pandak 2 bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional, setiap subyek studi hanya dilakukan satu kali
pengamatan (pendataan). sebagai subjek penelitiannya adalah lansia dengan Hipertensi yang berusia 60-90 yang tinggal bersama keluarganya di wilayah
puseksmas pandak 2 Bantul Yogyakarta.
Hasil : dari hasil penelitian uji statistik menggunakan sperman rank diperoleh data
bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan emosional keluarga
terhadap kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi dengan hasil p=0,00
sehingga nilai p lebih kecil dari nilai ? = 0,05 (p<0,05).
Kesimpulan : Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan dukungan emosional keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di posyandu wilayah kerja puskesmas pandak 2 bantul Yogyakarta..
Kata Kunci : (lansia,hipertensi, kepatuhan minum obat).