Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui konsep atau pemikran tentang
pendidikan karater menurut KH. Ahmad Dahlan dan KH. Ahmad Safii Ma?arif
yang kemudian pemikiran keduanya dianalisis dan ditarik kesimpulannya.
Metodologi dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian
kepustakaan (library research), maka data yang diperoleh bersumber dari
literatur-literatur. Pengumpulan data-data dengan cara-cara mempelajari,
mendalami dan mengutip teori-teori dan konsep-konsep dari sejumlah literatur
baik buku, jurnal, majalah, koran ataupun karya tulis lainnya yang relevan dengan
topik penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses pendidikan karakter
yang dilakukan oleh K.H Ahmad Dahlan terhadap muridnya dilakukan dengan
perlahan namun pasti. Keberanian bertindak untuk melakukan amal kebaikan dan
menanamkan karakter kepada peserta didiknya melalui pendidikan akhlaq yang
sesuai dengan Al-quran dan as-sunnah sehingga dapat menghasilkan peserta didik
yang berkarakter berlandaskan Islam. 2) Sedangkan pandangan pendidikan
karakter Ahmad Syafii Maarif menekankan pada Plurasisme dan Toleransi.
Pandangan Syafii Maarif tentang pluralisme dan toleransi sebagai salah satu
karakter yang harus ditanamkan pada diri tiap insan dan seluruh elemen bangsa
Indonesia di tengah politik identitas yang amat rentan terhadap gangguangangguan
di masyarakat sehingga generasi muda yang masih menimba ilmu di
dunia pendidikan tidak perlu khawatir menghadapi keterbukaan di era digital yang
kadang berdampak negatif terhadap perilaku yang mulia. 3). Persamaan pemikiran
keduanya yaitu menekankan penanam karakter kepada peserta didiknya melalui
pendidikan akhlaq yang sesuai dengan Al-quran dan as-sunnah dan menjauhi
(purifikasi) ajaran islam dari kurafat, tahayul dan bid?ah yang selama ini telah
bercampur dalam akidah dan ibadah umat islam. kedua tokoh tersebut mengajak
umat islam untuk keluar dari jaring pemikiran tradisional melalui reinterpretasi
terhadap doktrin islam yang dapat diterima oleh rasio. Dan menekankan pada
Plurarisme dan toleransi antar sesama manusia.
Kata kunci :Pendidikan Karakter, KH. Ahmad Dahlan Dan KH, Ahmad Syafii
Maarif