Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara umum peran guru dan orang
tua terhadap sikap asertif siswa MIN 2 Bantul, subyeknya adalah 10 siswa, 10 orang
tua siswa dan 2 guru kelas.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dan penelitian ini bersifat
deskriptif dengan cara mengenterpretasikan data-data yang diperoleh dengan
triangulasi yang memberi gambaran secara cermat mungkin mengenai suatu individu,
keadaan segala siswa. Riset ini merupakan studi lapangan yang fokus mempelajari
peran guru dan orang tua terhadap sikap asertif siswa di MIN 2 Bantul, mengumpulkan
data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, wawancara.
Untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap sikap asertif siswa
MIN 2 Bantul , maka diperlukan teori untuk menjawab tujuan pola sikap siswa yang
cenderung asertif dan tidak percaya diri. Penulis menngunakan kerangka teori yang
meliputi aspek sikap asertif, nilai dalam sikap asrtif, dan peran orang tua dan guru
dalam sikap asertif siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan orang tua berperan terhadap
sikap asertif siswa. Orang tua berpengaruh terhadap sikap asertif, siswa mendengarkan
setiap nasehat yang diberikan orang tua dan orang tua kurang tepat dalam memberikan
respon positif terhadap ketidaksenagan dan kemarahan siswa, sehingga anak akan
terbiasa dengan hal tersebut. Guru berpengaruh terhadap sikap asertif siswa. Guru
memfasilitasi siswa demi mendukung perkembangan potensi diri dalam belajar
sehingga bisa meraih prestasi dan dapat menunjang karir siswa. Guru juga memotivasi
siswa dalam meningkatkan perkembangan diri siswa.
Kata kunci: Peran Guru dan Orang Tua, Sikap Asertif