Abstract :
Latar belakang : DM Tipe II banyak terjadi pada wanita terutama kelompok ibu
rumah tangga karena sedikit memerlukan tenaga dan sedikit melakukan aktivitas
fisik sehingga dapat menimbulkan penimbunan lemak dalam tubuh yang dapat
mengakibatkan resistensi insulin dan terjadi peningkatan kadar gula darah pasien
DM Tipe II
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Pengaruh Edukasi dan Aktivitas
Kelompok (senam) Implementasi Prolanis Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada
Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Unit Pelayanan Teknis Puskesmas Imogiri II
Metode Penelitian : Jenis penelitian yang dipakai adalah pre eksperimen dengan
menggunakan rancangan one group pre test post test, Sampel penelitian 45 orang
dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Analisa data
dengan menggunakan uji wilcoxon test
Hasil Penelitian : Kadar glukosa darah sebelum diberikan edukasi dan aktivitas
kelompok (senam) implementasi program pengelolaan penyakit kronis pada
pasien diabetes mellitus tipe 2 mayoritas dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 42
responden (93%), Kadar glukosa darah setelah diberikan edukasi dan aktivitas
kelompok (senam) implementasi prolanis pada pasien diabetes mellitus tipe 2
mayoritas dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 28 responden (62%). Berdasarkan
uji wilcoxon didapatkan pengaruh edukasi dan aktivitas kelompok (senam)
implementasi prolanis terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus
tipe 2 di Unit Pelayanan Teknis Puskesmas Imogiri II ditandai dengan nilai nilai
signifikan <0,05
Kesimpulan : Terdapat pengaruh edukasi dan aktivitas kelompok (senam)
implementasi prolanis terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus
tipe 2 di Unit Pelayanan Teknis Puskesmas Imogiri II
Kata kunci : edukasi, kadar gula, senam