DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT DENGAN TERJADINYA KEKAMBUHAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEMON 1 KULON PROGO YOGYAKARTA 2017
Total View This Week0
Institusion
Universitas Alma Ata
Author
TASLIM, TASLIM
Subject
ILMU KEPERAWATAN 
Datestamp
2020-06-18 01:04:20 
Abstract :
Latar Belakang: Gangguan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan di negara berkembang maupun di negara maju. World Health Organitazion 2013 menegaskan jumlah klien gangguan jiwa di dunia mencapai 450 juta orang dan paling tidak ada 1 dari 4 orang di dunia mengalami masalah gangguan jiwa. Sebagian besar pasien skizofrenia mengalami ketidakpatuhan minum obat, hal ini akan berdampak pada onset kekambuhan yang tinggi dengan gejala psikotik yang menonjol/parah. Untuk mengurangi kekambuhan penting bagi pasien skizofrenia untuk patuh minum obat. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan ketidakpatuhan minum obat dengan terjadinya kekambuhan pasien skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Temon 1 Kulon Progo Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional, sebagai subjek penelitiannya adalah Responden yang menderita skizofrenia yang berada di wilayah Puskesmas Temon 1 Kulon Progo Yogyakarta, dengan jumlah sampel 48. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan lembar Observasi dan diisi oleh responden dengan lembar persetujuan. Hasil: Terdapat hubungan ketidakpatuhan minum obat dengan terjadinya kekambuhan Skizofrenia di Puskesmas Temon I Kulon Progo Yogyakarta, dengan hasil p=0,00 sehingga nilai p lebih kecil dari nilai ? = 0,05 (p<0,05). Kesimpulan: Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara hubungan ketidakpatuhan minum obat dengan terjadinya kekambuhan pada pasien Skizofrenia di Puskesmas Temon 1 Kulon Progo Yogyakarta. Kata Kunci: (Ketidakpatuhan Minum Obat, Terjadinya Kekambuhan, Skizofrenia) 
Institution Info

Universitas Alma Ata