Abstract :
Latar belakang: Akut Limfoblastik Leukemia merupakan penyakit keganasan sel
darah yang berasal dari sumsum tulang yang ditandai oleh proliferasi sel-sel darah
putih dengan menifestasi adanya sel-sel abnormal dalam darah, dan menimbulkan
gangguan dalam pengaturan sel leukosit. Kemoterapi merupakan prioritas
pertama dalam pengobatan leukemia, yang memerlukan waktu perawatan selama
2-3 tahun. Perawatan yang lama akan menimbulkan dampak secara fisik maupun
psikis baik untuk anak maupun keluarganya. Keluarga akan sangat dibutuhkan
selama anak menjalani pengobatan, selain itu keluarga juga harus menanggung
beban secara finansial dan juga emosional. Dalam kondisi ini keluarga
membutuhkan dukungan sosial yang berasal dari orang lain sehingga beban yang
ditanggungnya dapat berkurang.
Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan sosial dengan beban keluarga yang
memiliki anak menderita Akut Limfoblastik Leukemia di ruang Estella 2
Instalaasi Kesehatan Anak RSUP DR Sardjito Yogyakarta.
Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Korelasi
dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan
purpose sampling, dengan uji analisa statistik menggunakan Rank Spearman.
Penelitian ini dilakukan di Ruang Estella 2 RSUP DR Sardjito Yogyakarta pada
bulan Januari sampai Februari 2017 dengan jumlah responden sebanyak 41 orang.
Hasil Penelitian: Dukungan sosial yang diterima keluarga mayoritas tinggi yaitu
(41,5%), sedangkan beban yang dirasakan keluarga sebagian besar dalam kategori
rendah yaitu (39,0%). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat
hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan beban keluarga. Hasil
nilai korelasi (r=-0,876) dan (pvalue= 0,000), dengan arah korelasi negatif yang
berarti semakin tinggi dukungan sosial yang diterima keluarga maka semakin
rendah beban yang dirasakan keluarga.
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan
beban keluarga yang memiliki anak menderita Akut Limfoblastik Leukemia di
Ruang Estella 2 RSUP DR Sardjito Yogyakarta.
Kata kunci: Dukungan Sosial, Beban Keluarga, Anak, Leukemia.