Abstract :
Latar belakang : Stroke adalah suatu keadaan hilangnya sebagian atau seluruh fungsi
neurologis, merupakan penyebab kematian ketiga tersering di Negara maju, Jumlah kasus
stroke yang menyebabkan kematian Daerah Istimewa Yogyakarta 277 kasus dari data Depkes
2012. Stroke di pengaruhi oleh faktor resiko stroke yaitu hipertensi, diabetes mellitus, jantung
koroner, riwayat keluarga stroke, usia, jenis kelamin, dan status merokok.
Tujuan : Mengetahui hubungan derajat hipertensi dengan kejadian stroke pada pasien rawat
inap di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara Dr. S. Hardjolukito Yogyakarta.
Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan
retrospektif. Sampel yang di ambil adalah total sampel yang memenuhi kriteria, dengan uji
analisa korelasi kentingensi. Penelitian ini di lakukan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara
Dr. S. Hardjolukito Yogyakarta. instrumen penelitian yaitu lembar dokumentasi pasien rawat
inap bulan oktober sampai dengan desember 2016.
Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil perhitungan korelasi kontingensi di dapatkan nilai r =
0,307, artinya keeratan hubungan derajat hipertensi dengan kejadian stroke adalah dengan
korelasi cukup erat.
Kesimpulan: Penderita pada umumnya laki-laki dengan umur 42 sampai 59 tahun,
berpendidikan SD sampai SLTP dan bekerja sebagai buruh, sebagian besar responden dengan
derajat hipertensi stage II, dengan tingkat kejadian stroke pertama tinggi.
Kata Kunci : Derajat Hipertensi, Kejadian Stroke