Abstract :
Latar Belakang: Demam berdarah dengue merupakan penyakit yang ditularkan melalui gigitan
nyamuk dari genus Aedes, yang paling sering adalah Aedes aegepty. Pada tahun 2017 jumlah
kasus DBD turun bila dibandingkan pada tahun 2016 yaitu terdapat 538 kasus (IR 0,55 % per
100.000 penduduk) dengan jumlah pasien meninggal dunia sebanyak 3 orang di Kabupaten
Bantul. Angka kejadian DBD dari tahun ke tahun menurun, tetapi kasus DBD masih menjadi
permasalahan di masyarakat.Oleh karena itu, dalam pencegahan kasus DBD membutuhkan peran
keluarga khususnya ibu rumah tangga dalam pemeliharaan kesehatan dan kebersihan lingkungan.
Tujuan Peneltian: Untuk mengetahui adanya hubungan sikap ibu rumah tangga dengan praktik
pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue di dusun Semail Desa Bangunharjo
Sewon.
Metode Penelitian: Desain penelitian deskriptif korelasi dengan metode cross sectional. Teknik
pengambilan sampel menggunakan total sampling sejumlah 64 responden. Analisis data
dilakukan dengan uji Chi Square.
Hasil Penelitian: Responden yang memiliki sikap positif dengan praktik PSN DBD kategori
baik yaitu 63 responden (98,4%) dan sikap yang negatif dengan praktik PSN DBD kurang yaitu
1 responden (1,6%). Hasil uji chi square menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara
sikap ibu rumah tangga dengan praktik PSN DBD p=0,000 (p<0,05).
Kesimpulan: Terdapat hubungan sikap ibu rumah tangga dengan praktik pemberantasan sarang
nyamuk demam berdarah dengue di Dusun Semail Desa Bangunharjo Sewon.
Kata Kunci: Sikap, Ibu Rumah Tangga, DBD