Abstract :
Latar Belakang: Perilaku seksual pranikah pada remaja semakin meningkat.
Sekitar 62,7% remaja di Indonesia sudah melakukan hubungan seksual pranikah.
Beberapa faktor penyebab remaja melakukan hubungan seksual pranikah yaitu
religiusitas dan kontrol diri. Religiusitas dan kontrol diri yang baik dapat
memberikan perlindungan rasa aman dan dapat menstabilkan perilaku dalam
mengatasi berbagai hal merugikan.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara religiusitas dan kontrol diri dengan
kejadian perilaku seksual pranikah pada remaja di SMA N 2 Bantul dan MAN 2
Bantul.
Metode Penelitian: Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan
sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 290 responden.
Hasil Penelitian: Hasil uji statistik menunjukkan bahwa variabel religiusitas dan
kontrol diri mempunyai pengaruh signifikan terhadap perilaku seksual pranikah
dengan nilai p-value= 0,000 (p<0,05). Uji beda menunjukkan bahwa MAN 2
Bantul mempunyai religiusitas, kontrol diri dan perilaku seksual pranikah lebih
baik dibandingkan SMA N 2 Bantul dengan p-value 0,003 (<0,05).
Simpulan: Terdapat hubungan antara religiusitas dan kontrol diri dengan
perilaku seksual pranikah. Uji beda menunjukkan MAN 2 Bantul mempunyai
religiusitas, kontrol diri dan perilaku seksual pranikah lebih baik dibandingkan
SMA N 2 Bantul
Kata Kunci: Religiusitas, Kontrol Diri, Perilaku Seksual