Abstract :
Latar Belakang : Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa ditandai dengan perubahan fisik, mental dan psikoseksual. Perubahan
psikologis ditandai dengan berubahnya minat, pola perilaku dan meningginya emosi. Adanya perubahan tersebut mengakibatkan remaja sering berperilaku
negatif seperti bullying. Di Yogyakarta presentase bullying tingkat SMP dalam
kategori tinggi (77,5%).
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan tingkat kecerdasan emosional dengan
perilaku bullying pada remaja di SMP N 12 Yogyakarta.
Metode Penelitian : Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan
pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 160 responden. Teknik sampling
yang digunakan adalah Simple Random Sampling dengan jumlah responden
sebanyak 115. Instrumen penelitian yaitu kuesioner. Analisa bivariat
menggunakan Spearman Rank.
Hasil : Karakteristik responden penelitian adalah laki-laki (51,3%), usia terbanyak
yaitu 14-16 (73,9%), pendidikan orang tua terbanyak yaitu SMA (46,1%),
pekerjaan orang tua terbanyak adalah wiraswasta (60,9%), mayoritas tinggal
bersama orang tua (89,6%), tingkat kecerdasan emosional dalam kategori sedang
(45,2 %) dan perilaku bullying dalam kategori rendah (62,6%). Hasil uji statistik
didapatkan nilai p-value 0,0001 dan nilai koefisien korelasi sebesar -0,528.
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecerdasan
emosional dengan perilaku bullying pada remaja di SMP N 12 Yogyakarta.
Keeratan hubungan antar variabel dalam kategori sedang dengan nilai koefisien
korelasi sebesar -0,528.
Kata Kunci : Bullying, Kecerdasan Emosional,, Remaja