Abstract :
Latar Belakang : Proses menua yang dialami oleh lansia menyebabkan mereka
mengalami berbagai macam permasalahan seperti sedih, cemas, kesepian, dan
mudah tersinggung. Di samping masalah tersebut, terdapat gangguan mental
emosional yang merupakan istilah yang sama dengan distres psikologik.
Prevalensi gangguan mental emosional pada penduduk Indonesia berdasarkan
Riskesdas 2013 adalah 6,0%. Mendengarkan Al-Qur?an dapat mecegah terjadinya
penyakit. Mendengarkan murotal Al-Qur?an dalam waktu 12 menit selama 8 hari
berturut-turut, efektif menurunkan derajat insomnia pada lansia.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mendengarkan AlQur?an
terhadap
status
mental
emosional
pada
lansia usia
55-64
tahun.
Metode
Penelitian : Jenis penelitian ini adalah Quasi eksperimental designs
dengan rancangan Non ? equivalent control group. Populasi penelitian 61 lansia
usia 55-64 tahun di wilayah kerja Puskesmas Sedayu II. Jumlah sampel sebanyak
34 lansia berusia 55-64 tahun.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan nilai p=0,001 pada kelompok intervensi
dan pada kelompok kontrol p=0,564. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan
pada status mental emosional lansia sebelum dan sesudah dilakuakan perlakuan
pada kelompok intervensi. Perbandingan postest kelompok intervensi dan kontrol
menghasilkan p-value 0,001 (p<0,05) artinya terdapat perbedaan yang signifikan
pada hasil postest status mental emosional.
Kesimpulan : Mendengarkan Al-Qur?an selama 12 menit dalam 8 hari berturut
? turut dapat meningkatkan status mental emosional pada lansia usia 55-64 tahun
Kata Kunci : Status mental emosional, mendengarkan Al-Qur?an, lansia