Abstract :
Latar Belakang : Prevalensi penyakit DM masih menjadi permasalahan dalam
kesehatan dengan angka kejadianya yang terus meningkat, WHO pada tahun 2015
mengalami kenaikan 4 kali lipat dengan presentase sebesar 8,5 %, di Indoneisa
prevalensi penderita DM untuk semua umur sebesar 1,5 % dan umur > 15 tahun
sebesar 10,9% mengalami peningkatan di bandingkan pada tahun 2013 sebesar
6,9 %. sehingga sangat di perlukan solusi dalam upaya pengelolaan pada penyakit
DM yaitu dengan tindakan terapi nonfarmakologis seperti self care, self care yang
di maksud bagaimana lansia mengatur pola makan (diet), aktifitas fisik (olahraga),
pemantauan kadar gula darah, minum obat, dan pemeriksaan kaki, agar kadar gula
darah dapat terkonrol dengan optimal sehingga lansia dapat melakukan aktifitas
seperti biasanya tanpa terbebani oleh penyakit DM.
Tujuan penelitian : mengetahui hubungan self care dengan peningkatan kualitas
hidup penderita DM tipe 2 Di Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta.
Metode penelitian : Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasi dengan
pendekatan cross-sectioanal. Pengambilan sampel dengan tehnik purposive
sampling dengan sampel 95 responden. Intrumen penelitian adalah kuesioner
untuk variabel self care dan variabel kualitas hidup.
Hasil penelitian : Responden dengan self care baik 40 responden (42,1%) yang
cukup 38 responden (40,0%) dan rendah 17 responden (17,9%). kualitas hidup
kategori baik adalah 75 responden (78,9%) yang cukup 18 responden (18,9%)
dan rendah 2 responden (2,1%). Hasil penelitian dengan uji spearman rank
menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara self care dengan kualitas
hidup pasien lansia DM tipe 2 Di Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakrta
dengan nilai p value (0,000) < (0,05)
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara self care dengan kualitas
hidup pasien lansia DM tipe 2 Di Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta
1.Mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan Universitas Alma Ata Yogyakarta
2,3.Dosen Program Studi Sarjana Keperawatan Universitas Alma Ata Yogyakarta
Kata kunci : Self Care, Kualitas Hidup, Diabetes Mellitus,Lansia