Abstract :
Latar Belakang: Bayi baru lahir (BBL) atau disebut juga neonatus merupakan bayi
yang berusia 0 sampai dengan usia 28 hari setelah kelahiran. Masa ini merupakan masa
rawan bagi bayi dalam proses tumbuh kembangnya dan rentan terhadap berbagai
macam pengaruh lingkungan biofisikopsikososial, sehingga pada masa neoatus ini
sangat penting dilakukannya perawatan BBL. Kurangnya pengetahuan dan tidak
memadainya praktik ibu dalam merawat BBL, terutama pada masa awal kehidupan
bayi (neonatal) dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas BBL.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman ibu dalam merawat
bayi baru lahir (BBL) pada masa awal kehidupan bayi di RSUD Wates Kulon Progo.
Metode: Desain penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi.
Partisipan dalam penelitian ini adalah 5 ibu yang merawat BBL dimana bayi berusia 328
hari
yang
dipilih
dengan
teknik
purposive
sampling.
Analisis
data
menggunakan
metode
Collaizi.
Hasil
:
Terdapat
tujuh
tema
yang
teridentifikasi
dalam
hasil
analisis
data
yaitu:
respon
psikologis
terhadap kelahiran bayi, perawatan BBL, manfaat perawatan BBL,
hambatan dalam merawat BBL, strategi koping dalam merawat BBL, bentuk dukungan
yang diperoleh dalam merawat BBL, peran ibu terhadap perawatan BBL.
Kesimpulan : Berdasarkan tujuh tema yang telah teridentifikasi dalam penelitian ini
dapat disimpulkan bawah perawatan BBL yang perlu mendapatkan perhatian khusus
adalah perawatan tali pusat dan memandikan bayi. Perawat perlu menekankan edukasi
tentang perawatan tali pusat dan memandikan bayi.
Kata Kunci : Bayi Baru Lahir (BBL), Pengalaman Ibu, Perawatan