Abstract :
Latar Belakang: Masa bayi baru lahir (BBL) merupakan masa yang perlu
mendapatkan perhatian dan perawatan yang ekstra karena pada masa ini terdapat
mortalitas paling tinggi. Menjalani peran sebagai ibu di usia muda bukanlah
perkara yang mudah. Dengan pengetahuan akan menimbulkan kesadaran dan
akhirnya akan menyebabkan orang berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang
dimiliki. Perawatan pada BBL dilakukan karena BBL tidak bisa beradaptasi
secara mandiri dengan lingkungan sekitar berkaitan dengan organ-organ yang
belum matur pada bayi.
Tujuan: Untuk mengetahui apakah ada hubungan usia menikah dan paparan
informasi dengan kemampuan ibu merawat bayi baru lahir (BBL).
Metode: Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi.
Pendekatan waktu yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dan
pengambilan responden dengan teknik total sampling. Analisis data yang akan
digunakan adalah distribusi frekuensi ,Chi-Square, dan uji regresi logistik.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil usia menikah mayoritas ?20
tahun. Ibu yag bersalin mayoritas terpapar informasi tentang perawata BBL.
Kemampuan ibu merawat BBL mayoritas dengan kemampuan baik. Hasil uji
regresi logistik didapatkan keeratan yang paling berpengaruh dalam perawatan
BBL adalah usia pernikahan p-value 0,001.
Kesimpulan: Berdasarkan uraian teori dan penelitian yang telah dilakukan
sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini terdapat
hubungan antara usia menikah dan paparan informasi dengan kemampuan ibu
merawat BBL.
Kata Kunci: Kemampuan Ibu Merawat BBL, Paparan Informasi, Usia Menikah