Abstract :
Latar Belakang : Dukungan keluarga sangat diperlukan untuk menunjang kepatuhan
minum obat klien Tuberkulosis Paru untuk menekan kasus Tuberkulosis Paru dan
meningkatkan angka keberhasilan pengobatan.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga
dengan tingkat kepatuhan minum obat terhadap klien Tuberkulosis Paru di
Puskesmas Kabupaten Sleman.
Metode : Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan metode penelitian cross sectional.
Sampel berjumlah 30 pasien tuberkulosis yang sudah menjalani pengobatan OAT.
Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data
dilakukan pada bulan Januari-Maret 2019. Teknik pengumpulan data menggunakan
kuesioner dukungan keluarga, untuk kepatuhan minum obat menggunakan lembar
observasi. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat yang akan digunakan
adalah uji Fisher Exact Test.
Hasil : Hasil bivariat uji Fisher Exact Test antara dukungan keluarga dengan tingkat
kepatuhan minum obat terhadap klien Tuberkulosis Paru BTA Positif di Puskesmas
Depok III Sleman menunjukan hubungan yang signifikan dengan hasil p-value =
0,009. Dukungan keluarga pada aspek dukungan emosional mendominasi perolehan
dukungan keluarga dari keempat aspek dukungan lainnya. Nilai rata ? rata dari
keempat aspek dukungan keluarga, rata-rata tertinggi terdapat pada dukungan
informasi.
Simpulan : Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat terhadap klien Tuberkulosis Paru BTA Positif di Puskesmas
Depok III Sleman, yang bermakna semakin tinggi dukungan keluarga yang diperoleh maka semakin patuh klien dalam meminum obat.
Kata Kunci : Tuberkulosis Paru, Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat