Abstract :
Latar Belakang : Remaja adalah masa peralihan dari usia kanak-kanak menuju dewasa
yaitu antara usia 10-19 tahun. Proses melewati tahap perkembangan dapat dilakukan
dengan perilaku yang positif ataupun negatif. Perilaku negatif yang dapat terjadi pada
remaja yaitu perilaku cyberbullying. Cyberbullying adalah perilaku agresif yang dilakukan
untuk mengejek orang lain melalui jejaring sosial atau media online.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengalaman perilaku
cyberbullying pada siswa remaja di SMP Negeri 2 Gamping baik dari sisi pelaku, korban
maupun saksi.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif fenomenologis. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple
random sampling dilanjutkan dengan snowball sampling sebanyak 7 siswa. Pengambilan
data menggunakan metode wawancara mendalam.
Hasil : Penelitian ini teridentifikasi enam tema yaitu: 1) Pengalaman perilaku
cyberbullying, 2) Pengetahuan/pemahaman perilaku cyberbullying, 3) Bentuk dan metode
perilaku cyberbullying, 4) Faktor-faktor perilaku cyberbullying, 5) Dampak perilaku
cyberbullying, 6) Penanganan dampak perilaku cyberbullying.
Kesimpulan : Karakteristik pengalaman remaja dalam penelitian ini pernah menjadi
sebagai pelaku, korban, dan saksi. Pengetahuan/pemahaman remaja tentang cyberbullying adalah perilaku menghina dan menyakiti orang lain di jejaring sosial dengan mengirimkan pesan dan mem-posting informasi atau gambar orang lain. Faktor perilaku cyberbullying
karena faktor internal dan eksternal individu. Dampak yang dialami adalah dampak psikologis seperti sedih, sakit hati, malu, marah, motivasi belajar menurun, cemas dan khawatir, merasa bersalah dan menyesal. Penanganan yang dilakukan dengan cerita ke teman dekat, diam dan membalas perilaku bullying.
Kata Kunci : Remaja, perilaku cyberbullying, pengalaman perilaku cyberbullying